Surabaya, September 2025 – Kunjungan industri menjadi salah satu agenda penting bagi mahasiswa Software Engineering Telkom University Surabaya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung melihat bagaimana teknologi diterapkan di dunia nyata. Kali ini, SEtizen berkesempatan melakukan kunjungan ke dua lokasi penting di Kota Surabaya, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Siola.

Belajar Peran Pemerintah di Dinas Komunikasi dan Informatika

Di Diskominfo, SEtizen disambut dengan penjelasan mengenai bagaimana pemerintah kota mengelola data, membangun sistem informasi, dan menghadirkan layanan digital untuk masyarakat. Kami diperkenalkan pada berbagai sistem yang mendukung transparansi, keamanan, serta keterbukaan informasi publik.

Melalui pemaparan yang diberikan, SEtizen dapat memahami bahwa teknologi bukan hanya soal coding atau aplikasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan pelayanan publik. Data masyarakat harus dijaga dengan aman, layanan harus mudah diakses, dan sistem harus mampu menjawab kebutuhan warga. Inilah yang menjadi tantangan sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk melihat peran strategis teknologi di ranah pemerintahan.

Menyaksikan Penerapan Teknologi di Siola

Perjalanan kemudian berlanjut ke Siola, salah satu pusat layanan publik modern di Surabaya. Di tempat ini, SEtizen bisa melihat secara langsung bagaimana teknologi digital benar-benar digunakan untuk memudahkan masyarakat. Mulai dari pelayanan administrasi, sistem antrean elektronik, hingga berbagai fasilitas yang memanfaatkan aplikasi digital, semuanya dirancang agar warga mendapatkan pengalaman pelayanan yang cepat, transparan, dan efisien.

Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana konsep smart city diwujudkan. Bukan hanya teori, tetapi implementasi langsung yang membuat masyarakat lebih dekat dengan layanan publik berbasis teknologi.

Wawasan Baru dan Pentingnya Kolaborasi

Dari dua kunjungan ini, SEtizen mendapatkan wawasan luas tentang bagaimana dunia akademik dan sektor publik dapat saling bersinergi. Pemerintah membutuhkan tenaga muda yang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan solusi digital, sementara mahasiswa memerlukan ruang belajar nyata untuk mengasah ilmu yang mereka miliki.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang lebih baik, tidak hanya untuk Surabaya, tetapi juga untuk Indonesia di masa depan. Dengan pengalaman langsung seperti ini, SEtizen tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga memahami nilai sosial dan tanggung jawab besar yang melekat pada bidang yang mereka tekuni.

Penutup

Kunjungan industri ke Diskominfo dan Siola bukan sekadar perjalanan singkat, melainkan sebuah pengalaman berharga yang membuka cakrawala berpikir mahasiswa Software Engineering. Dari data pemerintah hingga layanan publik modern, semua memberikan inspirasi tentang bagaimana teknologi dapat menjadi jembatan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, SEtizen semakin yakin bahwa perjalanan mereka di dunia software engineering tidak hanya berakhir pada ruang kelas, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam membangun masa depan digital bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Secret Link